Selasa, 22 Maret 2011

Seorang Guru Ngaji


Seorang guru ngaji...mungkin harus menyerahkan segala kehormatannya kepada dunia. Ketika sebuah penghargaan dipertanyakan ? Ketika perut yang lapar tidak mampu lagi untuk menahannya ? atau.... ?

Beliau melepaskan anak-anak didiknya kepada guru ngaji yang lain, karena beliau kini harus “jaga warnet”!
Betapa sebuah profesi sebagai guru ngaji hanyalah prestise semu tanpa penghargaan yang nyata, karena,  menjaga warnet lebih masuk akal untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya.

Potensinya yang sangat besar untuk berdedikasi di dunia pendidikan harus berhenti. Tapi semoga saja ia memiliki ide lain yang lebih besar dan cerdik untuk menjadi seorang guru ngaji yang sangat berdaya.

Namun, saya tetap berharap...kepada lembaga2 yang berani menamakan dirinya Baitul Maal untuk lebih memperhatikan beberapa kasus yang mungkin mirip dengan sang guru ngaji ini. 

Ini adalah keadaan nyata yang saya dapat di keseharian hidup saya, walopun mungkin hanya ini yang mampu saya ceritakan dengan segala kekurangan saya sebagai penulis blog, ;)

Rabu, 22 September 2010

curhat sepotong,,,hihihi -Rabu, 22 September 2010-

Saking bingung pengen nulis apa neh. Tp, tetep maksa pengen nulis. hehehe...

Posisi neh, lg di Hotel Takashimaya - Lembang. Lagi ngobrol ngalor-ngidul sama temen2 kantor. Dari obrolan ttg body builder ampe cara mendapatkan bayi lelaki, hahaha... Padahal neh, hrsnya sy di sini membantu para panitia kegiatan. Tp,,,apa daya...obrolan dgn temen2 lebih menarik drpd bekerja, hahahahahaha... #gajibuta

Rabu, 12 Mei 2010

Bersyukur... (06 Mei 2010)

huaaa,,,rasanya udah lama banget gk corat-coret di blogku ini. Iya neh, akunya sibuk dengan rutinitas yg sesungguhnya semakin gak jelas, jd gk sempet nge-blog, hehehe.

Kelamaan libur gk nge-blog rasanya jd bingung lagi mau nulis apaan. Loh? Hihihi...

Hmm,,, kyknya aku bakalan cerita soal hari kamis minggu kemaren, deh. Ya, hari itu aku pulang dari kantor lebih awal, sekitar jam setengah satu siang. Rencananya aku akan ke sebuah tempat yg sayang sekali dirahasiakan tempat apakah itu.

Seperti biasa, aku mengendarai motorku menuju tempat rahasia itu. Namun, tak diduga dan tak diharapkan, motorku ditabrak dari belakang oleh motor tiger hitam yang berniat menyalip dengan ngebutnya. Dan yang kurang ajarnya, eh tu motor lari begitu aja. Padahal aku jatuh dari motor ampe dagu nyium aspal, tangan lecet, plus memar2 di badan! hufff....

Tetep bersyukur. Karena, ternyata banyak yang menolongku. Ada dua mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang membantuku bangun, dua Mahasiswa NHI yang memberiku minum plus memasangkan plester di daguku yang lecet, bapak Kumis (ntah siapa dia) yang membisikkanku untuk beristighfar dan satu lagi mahasiswi antah berantah yang terlihat ikutan panik gak jelas *hehehe.

Alhamdulillah,,,Allah masih memberikanku kesempatan untuk bersyukur. Walopun rasanya gondok banget ditabrak lari sama si motor tiger itu. Tapi, ternyata msh banyak orang2 yang peduli dengan sekelilingnya, yaitu mereka yang gak sengaja melewat dan melihatku kecelakaan di jalan menuju jalan Cipaganti Bandung itu.

Eeeeeh,,,rasa syukurku menjadi sangat tak terkira, krn harus diinget, banyak sekali yang peduli padaku. Adikku yang menjemputku di TKP. Bossku yang memberiku santunan kecelakaan, tengkyu pisan boss! Ibuku yang tentu saja sangat mengkhawatirkanku, juga teman2ku yang sibuk sms, chating n telp2an hanya untuk menanyakan keadaanku. Ya Allah... Betapa Luasnya NikmatMu. Alhamdulillah wa Syukurillah... ^v^

Nah, foto di bawah ini adalah hasil kecelakaan Kamis, 06 Mei 2010 kemarin. Ini bukan KDRT yaaa...hehehe

Sabtu, 30 Januari 2010

Jatuh cinta karena sering dibonceng naik vespanya dia

Ah, kesal!. Baru aja ide2 lucu tentang cerita cinta masa kecil itu beruraian melimpah ruah sampe banjir saya ketik. Eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeehhhhhhh, pas saya klik "TERBITKAN ENTRI" yang muncul di blognya malah cuma judulnya! Gimana gak kesal coba????? Coba katakan? Ayo katakan??? huff...

Pokoknya saya pilih jatuh cinta dengan rasa yang lucu. Jatuh cinta karena sering dibonceng naik vespanya dia. Jatuh cinta karena sering diajak menemaninya ke telepon umum (thn 90an belom ada hape klo gk salah). Jatuh cinta karena sering dibeliin krip2 atau kadang dibeliin nasi kuning. Jatuh cinta dengannya yang usianya lebih tua 15thn dariku.

Ini mungkin nampak seperti dangdut. Tapi,,,,,hanya karena mengingatnya saja terasa menyenangkan! Terbukti, di awal tulisan saya merasa kesal. Dan sekarang, hihihihihihihi... (blush) (blush) (blush).

It's always happy being in love. Am I in love? ^_^

About Me

Foto saya
mmm...apa yah... pemalu tp malu2in penyendiri tp suka berteman pendiam tp bawel rada ketus tp penyayang... etc. :)